.



JIKA enggan, menolaknya harus dengan cara halus. Atau, buatlah kesepakatan bersama. Keseringan menolak bisa berujung balas dendam dari pasangan.

Siapa sih yang enggak jengkel kalau lagi enak-enaknya terbuai mimpi lalu dibangunkan hanya untuk berintim-intim? Hingga yang terjadi adalah penolakan dengan nada mangkel, "Yang bener saja dong. Gw kan capek dan mengantuk nih!" Padahal, boleh jadi saat itu hasrat pasangan memang betul-betul menggebu dan tak bisa tertahankan lagi.

Iya sih kita memang perlu berusaha memakluminya, tetapi bagaimana dengan "polusi" yang justru membuat kita jadi tambah tak bergairah? Bukankah saat tertidur biasanya mulut pun mengeluarkan bau tak sedap yang bisa mengganggu? Sementara untuk menjalani ritual bersih-bersih ke kamar mandi sebelum berintim-intim juga kaki terasa berat. "Ih..dingin," begitu kita berkilah.

Berbagai alasan penolakan semacam itu, sah-sah saja sepanjang tak menyinggung perasaan pasangan. Akan tetapi, "coba, deh, seandainya posisi tersebut kita balik. Bagaimana kalau kita yang meminta kesediaan pasangan untuk berintim-intim di tengah malam buta seperti itu, lalu dia menolak atau minimal menunjukkan sikap ogah-ogahan?"

Harusnya nih, masing-masing pihak mengapresiasikan ajakan pasangan. "Bukankah ajakan berintim-intim merupakan ekspresi rasa cinta dan kerinduan pasangan kepada kita? Dengan kata lain, pasangan masih membutuhkan kita sebagai partner." Soal waktu, bisa kapan saja, kok, entah pagi, tengah hari bolong, sore, atau tengah malam buta sekalipun.

Balas Dendam
seks adalah rekreasi.( betul gak ?? ) Jadi, seks seyogyanya dijalani sebagai sesuatu yang menyenangkan kedua belah pihak alias tak boleh ada satu pihak pun yang merasa tertekan atau terpaksa melakukannya.

"Sayangnya, secara kualitatif suamilah yang umumnya jadi pihak pengambil inisiatif, sementara mayoritas penolak adalah istri dengan berbagai dalih yang memang masuk akal tadi." Jika cuma sekali-dua kali ditolak, sih, mungkin tak mengapa. Namun bila keseringan atau tiap kali minta langsung ditolak mentah-mentah, "bukan tak mungkin, lo, suami bakal uring-uringan atau malah muncul bentuk-bentuk reaksi yang sama sekali tak diharapkan." ( Cari yang laen mungkin ?? )

Bahkan, bisa berdampak lebih buruk dari itu semisal balas dendam dengan sengaja tak mau menyentuh istrinya sama sekali, atau malah memanas-manasinya dengan bikin affair di luaran. Celaka, kan? Soalnya, penolakan untuk urusan yang satu ini bisa dianggap sebagai penghinaan terhadap harga diri suami, lo!

Ambil Sisi Baiknya

Itu sebab, jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut dan tak segera dipecahkan, "bisa jadi runyam karena minimal berujung pada ketidakpuasan pasangan yang memperbesar peluang terjadi perceraian." Soalnya, orientasi seks para suami memang lebih bersifat fisik. Artinya, bagaimana ia bisa ereksi sampai mencapai ejakulasi. Aspek lain di luar hal-hal tadi tak terlalu dipertimbangkannya. Sebaliknya, orientasi para istri biasanya lebih pada ungkapan cinta kasih yang psikis sifatnya, seperti bagaimana nyamannya dipeluk dan diyakini bahwa ia memang benar disayangi/dicintai.

Bagaimanapun, "sebaiknya keinginan pasangan untuk berintim-intim jangan langsung ditolak. Ambil sisi baiknya sajalah." menyambut keinginan/permintaan pasangan untuk berintim-intim, sekalipun kita lagi nyenyak-nyenyaknya tidur, merupakan bunga-bunga perkawinan dan sarana rekreasi bersama. "Bukankah bila kedua belah pihak sama-sama menikmati, seks justru diyakini mampu melepas kepenatan atau tekanan keseharian?"

Jikapun terpaksa menolak, dianjurkan agar kita mengemukakan hal yang benar-benar menjadi alasan, jangan malah terkesan mencari-cari alasan. Selain itu, sampaikan pula dengan cara santun agar tak menyinggung perasaan suami.

Beri Alternatif
Bila kebutuhan masing-masing pihak dirasa tak terjembatani, tak ada salahnya suami-istri membuat konsensus. "Buatlah semacam perjanjian bersama. Misal, sebisa mungkin jangan menolak bila pasangan ingin berintim-intim tengah malam, atau tentukan hari-hari tertentu yang siangnya tak terlalu menguras energi mereka." Dengan begitu, saat tengah malam yang disepakati bersama tiba, mereka berdua sudah betul-betul siap, dari segi fisik maupun mental.

Jika cara ini bisa diupayakan, kebutuhan pasangan untuk berintim-intim bisa terpuaskan sementara hubungan suami-istri pun tak terganggu. Soalnya, tak dapat dipungkiri seks merupakan salah satu penyangga utama keutuhan rumah tangga. "Nah, bukankah untuk menjaga keutuhan rumah tangga, kedua belah pihak harus melakukan berbagai upaya?"

Bila perlu, tambahnya, istri bisa memberikan alternatif pilihan bila memang kondisinya tak memungkinkan sementara si suami tetap menginginkan. Misal, ditunda esok malam atau setidaknya sampai pagi setelah energi si istri pulih kembali, atau istri tetap melayani tapi jangan salahkan jika memberi "servis" seadanya alias sambil terkantuk-kantuk.

Pendekatan Bertahap
Sebetulnya, sikap saling mengerti, mau bertenggang rasa, dan kesediaan menyelami arti kebersamaan merupakan bekal penting sekaligus kunci keberhasilan suami-istri untuk berintim-intim. Hingga, "tak ada kata lain selain keindahan jika di tengah keheningan malam, suami-istri bisa saling berbagi," tambahnya.

Namun, perlu mengingatkan agar para suami tak BTL alias Bapak Tembak Langsung, melainkan lakukan pendekatan secara bertahap alias jangan lupakan foreplay. "Dengan begitu, istri merasa dihargai, diperlakukan penuh kasih sayang dan dilindungi, lebih dari sekadar objek untuk mendapatkan kepuasan." Kendati demikian, ingatnya lagi, foreplay sebaiknya juga jangan terlalu lama. "Bisa-bisa pasangan malah mengantuk!"

Soal pemilihan waktu berintim-intim, sepenuhnya berada di tangan suami-istri, yang biasanya disesuaikan kebutuhan dan kelonggaran waktu mereka. Kalaupun ada yang memilih malam, boleh jadi dianggap saat yang tepat karena malam praktis mereka tak lagi direpotkan oleh urusan pekerjaan maupun anak. Selain karena malam suasananya lebih tenang dan relaks, hingga mereka merasa lebih bisa menaruh konsentrasi pada aktivitas berintim-intim tanpa banyak "gangguan teknis". Khawatir ketahuan anak-anak, misal.

Lebih Suka Pagi
kecenderungan memilih waktu malam untuk berintim-intim sudah mengalami pergeseran karena mayoritas suami-istri jaman sekarang, terutama di kota-kota besar, adalah pasangan bekerja. Tak jarang jam kerja cukup panjang, ditambah lagi keruwetan lalu lintas yang membuat mereka meninggalkan rumah seharian. Begitu tiba di rumah malamnya, seolah energinya sudah terkuras habis. Yang ada di benak mereka cuma pikiran untuk istirahat dan tidur. Kalaupun muncul keinginan berintim-intim, mereka lebih suka menangguhkannya pagi hari saat kondisi tubuh dirasa sudah bugar kembali dan siap tempur.

Namun, tak sedikit pula yang tetap enggan melakukan aktivitas berintim-intim di waktu pagi. Soalnya, meski kondisi tubuh sudah bugar kembali, mereka justru cenderung terburu-buru alias harus bergegas memulai hari baru dengan setumpuk tugas yang sudah menanti. Berintim-intim di waktu pagi justru dikhawatirkan mengacaukan jadwal mereka. "Wah bisa-bisa bos marah besar karena aku telat ngantor!", contohnya.

Nah, agar tak telat berangkat kerja sementara hasrat berintim-intim pun bisa terpuaskan, tak sedikit pasangan yang memilih jalan tengah. Artinya, di waktu malam saat lelah, mereka hanya saling berpelukan dan membelai saja. Akan tetapi begitu tubuh kembali fit esok harinya, mereka bisa menuntaskan keinginan yang tertunda untuk berintim-intim tadi. cara semacam ini sah-sah saja ditempuh, bahkan dianjurkan. Toh, di saat kondisi tubuh capek, mereka hanya butuh rangsangan-rangsangan psikologis berupa belaian, pelukan atau sebatas ngobrol hangat seputar hal-hal romantis sebagai bekal perangsangan untuk esok hari.

tak sedikit wanita ternyata cenderung lebih menyukai aktivitas berintim-intim dilakukan di waktu pagi karena beban pikiran akibat kesibukannya seharian sudah jauh berkurang. Selain itu, "secara fisiologis, darah di sekitar penis akan membanjir saat pagi, hingga penis akan tegang karena kencang dan penuh. Tentunya kondisi ini lebih menguntungkan bagi kedua belah pihak," tentunya.

Lakukan Kesenangan Pasangan
Yang penting, kapan pun waktu yang dipilih, aktivitas berintim-intim seyogyanya ditujukan semata-mata untuk saling berbagi dan memuaskan pasangan. Bagi pasangan yang mengutamakan kebersihan, misal, menjelang tidur, toh, bisa mandi dan gosok gigi. Kalaupun suka, boleh saja berdandan dan memakai wewangian lebih dulu. Dengan begitu, ketika hasrat berintim-intim muncul di waktu malam, tak lagi merasa risih dengan segala macam bau-bauan yang mengganggu. Kendati tak sedikit pula suami-istri yang malah menyenangi bau khas/asli pasangannya.

Melakukan hal-hal yang disenangi pasangan adalah hal yang perlu dilakukan untuk mencapai kepuasan berdua. Sebaliknya, melakukan hal-hal yang merugikan akan membuat hubungan seks jadi hambar. Itu sebab, dianjurkan hindari pula mengucapkan kata-kata yang sekiranya bakal menyinggung perasaan pasangan. Kalaupun pasangan belum mandi, hingga badannya masih lengket dan bau keringat, misal, tak perlu menolaknya dengan kasar ketika ia menunjukkan hasratnya berintim-intim. Toh, bisa dipilih kata-kata yang lebih menyenangkan dan pantas atau enak didengar, semisal, "Gimana kalau Papa mandi dulu biar segar? Kalau perlu Mama siapin air hangat, deh."

Jadi, berintim-intim sebetulnya bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, ( asal jangan sama siapa saja ya ... ) karena soal waktu hanya merupakan faktor pendukung. Yang terpenting justru suasana, kata-kata/komunikasi dan tindakan yang membuat pasangan merasa nyaman. Niscaya kehidupan rumah tangga akan bertambah hangat. SEMOGA





ADA banyak cara untuk mendeteksi berat tubuh ideal. Namun, dunia kedokteran di Indonesia mempunyai rujukan sistem pengukuran berat badan ideal, yakni dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT).

Cara menghitungnya juga mudah. IMT diukur dari berat badan dalam satuan kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam satuan meter. Biar mudah, ambil contoh. Sebut saja namanya Malih. Dia memiliki berat badan 75 kilogram. Adapun tinggi badannya hanya 150 sentimeter atau 1,5 meter.

Apakah berat badan Malih sekarang ini sudah ideal? Yuk kita simak hitungan IMT berikut.

Begini perhitungannya: Berat badan Malih 75 kg dibagi dengan 2,25. Angka 2,25 adalah hasil kuadrat dari tinggi badan Malih 1,5 m. Hasilnya 33,33. "Dengan berat 75 kg, Malih berarti telah mengalami obesitas berat," kata Genis Ginanjar Wahyu, dokter Klinik Aqma Purwakarta, Jawa Barat.

Lho kok bisa? Dunia medis rupanya telah menetapkan batasan untuk menandakan kondisi tubuh seseorang. Bila hasil yang diperoleh menunjukkan Angka antara 18,5 hingga 23 berarti berat badan Anda normal atau ideal. Adapun bila hasil menunjukkan angka 23 hingga 25, Anda sudah kegemukan. Angka 25 hingga 27 termasuk obesitas ringan, 27 hingga 30 disebut obesitas sedang, sementara IMT Malih sudah di atas 30. Berarti dia obesitas berat.

Ada juga cara yang lain menentukan seseorang mengalami obesitas atau tidak, yaitu dengan mengukur lingkar pinggang. Lingkar pinggang ini jadi tolak ukur karena seseorang yang mengalami kegemukan pasti diikuti penimbunan lemak di sekitar pinggang. Normalnya, ukuran lingkar pinggang wanita tak boleh lebih dari 80 cm, sedangkan pria tak melebihi 90 cm.

Mengukur obesitas dengan lingkar pinggang juga berguna untuk mengetahui sindrom metabolik, yaitu kemungkinan seseorang mengalami kondisi tertentu. Antara lain, kadar gula dash tinggi, kadar trighserida darah tinggi, hipertensi, dan serangan jantung.

Bagi banyak pasangan, inisiatif untuk bercinta dianggap hanya pantas dilakukan oleh kaum pria. Lagi-lagi, hal ini disebabkan norma keluarga yang mengatakan bahwa seks adalah sesuatu yang tabu dibicarakan, dan hal-hal semacam itu. Namun saat menikah Anda akan menyadari bahwa perempuan memiliki keinginan untuk bercinta sebesar keinginan kaum pria, hanya saja perempuan tidak menyatakannya. Kelak, Anda pun akan mendapati bahwa keengganan Anda untuk menunjukkan hasrat, sikap risih Anda saat berhubungan, hanya akan memadamkan keinginan suami untuk bercinta dengan Anda.

Bila Anda ingin hasrat Anda pada pasangan terus meningkat, atau bagaimana agar suami menginginkan Anda lebih dari sebelumnya, baca apa saja keinginan pria terhadap pasangannya saat di ranjang.

Buat inisiatif, dan tunjukkan sikap antusias.

Coba ingat, kapan terakhir kali Anda mengajak suami Anda bercinta? Pernahkah Anda menyampaikan kepada suami bahwa hasrat Anda sedang memuncak? Mungkin Anda menganggap siapa yang berinisiatif duluan tidak penting, karena pada akhirnya Anda berdua akan bercinta. Namun bagi pria, inisiatif menunjukkan bahwa Anda memang berhasrat padanya. Karena itu, jangan hanya mengirim sinyal-sinyal seperti membuka kancing blus Anda. Si Dia tak akan menganggap hal tersebut sebagai inisiatif, kecuali Anda langsung mencium lehernya atau membelai bagian lain tubuhnya yang sensitif.


Ganti gaya.

Man is creature of habit, begitu kata pepatah. Begitu kita menemukan sesuatu yang kita suka, kita akan terus melakukannya. Begitu pula dengan seks. Jangan terpaku pada ritual "belai, cium, lalu penetrasi". Jika bercinta hanya begitu saja, Kama Sutra tak akan ada. Cara termudah untuk mencari alternatif bercinta adalah memilih waktu, tempat, dan gaya yang berbeda. Pancing dia dengan mengirimkan SMS berisi "undangan bercinta" saat masih di kantor, dan biarkan ia penasaran begitu bertemu di rumah. Namun jaga agar hasrat tersebut masih terasa. Jangan karena Anda sibuk menyiapkan permainan, akhirnya suami tertidur kecapekan.

Adventure.

Lakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan sebelumnya, seperti bercinta di tempat yang sedikit terbuka. Misalnya, kamar Anda di lantai dua, dengan balkon di depannya. Buka saja pintunya, lalu nikmati rasa berdebar-debar bahwa tindakan Anda akan kepergok orang lain. Anda juga bisa saling bertukar fantasi dengan suami, dan coba sekali-sekali wujudkan fantasi tersebut. Tentu saja, semua harus didiskusikan lebih dahulu. Anda berhak menyampaikan bila Anda merasakan sakit, misalnya.


Jangan malas.

Anda hanya diam menikmati setiap belaian suami, namun enggan melakukan hal yang sama padanya. Ayolah, seks adalah memberi dan menerima. Bila Anda belum tahu apa keinginannya, tanyakan saja. Anda juga harus rela melakukan sesuatu yang hanya dinikmati satu pihak saja; contohnya oral sex. Bila kekurangan ide, coba ikuti adegan-adegan dalam film Hollywood.


Percaya diri.

Masih banyak perempuan yang enggan bertelanjang di depan pasangannya, entah karena risih atau karena malu menampakkan bagian tubuh yang kurang sempurna. Padahal, bertelanjang di depan suami juga menunjukkan hal penting lain: bahwa Anda bersedia mengkomunikasikan semua hal secara terbuka, termasuk hasrat seksual Anda. Adalah tugas Anda untuk mengekspresikan kebutuhan Anda kepada suami, begitu pula sebaliknya. Yang penting adalah bagaimana kesenangan dan kepuasan Anda saat menghabiskan waktu berdua.


Beri perhatian. Saat sudah memiliki anak, Anda mungkin akan merasa bahwa seks hanya menjadi kewajiban antara suami dan istri. Anda tak lagi menikmatinya, karena sudah kehabisan energi saat mengurus anak. Berhentilah untuk berpikir bahwa anak adalah satu-satunya yang butuh perhatian Anda. Berikan pula perhatian Anda untuk suami; meskipun secara kuantitas tak sesering dulu namun secara kualitas tetap 100%.


Bicara dari hati ke hati.

Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada bertengkar mengenai seks. Maka, sebelum suami mulai sering telat pulang meninggalkan Anda mengurus anak sendirian, biasakan membicarakan apa pun sejak awal. Mungkin Anda memiliki keinginan yang berbeda dengan suami. Namun, Anda bisa mendahulukan sesuatu yang penting bagi hubungan Anda berdua.


Ketertarikan fisik.

Mungkin perut Anda sedikit berlemak, atau bokong sedikit mengendur. Tak usah berkeluh-kesah mengenai hal tersebut. Bila suami Anda mengatakan bahwa Anda seksi, memang begitulah Anda di matanya. Kerisauan yang berlebihan tentang penampilan Anda justru akan membuat Anda kecewa dan tidak mampu memberikan yang terbaik bagi suami.

Iklan-iklan produk wanita di televisi menciptakan suatu personifikasi bahwa wanita harus bertubuh ramping, berambut panjang dan hitam, dan berkulit putih. Hal ini mungkin akan membuat Anda yang tidak memenuhi syarat tersebut menjadi kurang pede. Padahal, hal-hal tersebut sebenarnya tak akan memengaruhi penilaian pria akan diri Anda. Pada dasarnya, inilah bagian tubuh Anda yang paling disukainya.

.

Aroma tubuh. Pria suka ketika istrinya bangkit dari ranjang dan aroma alami tubuhnya masih menebar sesaat setelah menghilang dari pandangan. Aroma tubuh yang sedikit bercampur parfum sering kali juga masih "menempel" di bantal sehingga bisa menjadi obat rindu suami ketika Anda tak di rumah.

.

Bibir. Anda tidak perlu memiliki bibir seperti milik Angelina Jolie. Asalkan bibir Anda cukup kissable, lalu pulas dengan lipstick warna berry. Bahkan pria yang belum mengenal Anda pun bisa membayangkan seperti apa rasanya mencium bibir Anda.

.

Kuku. Ingat bagaimana Ikal jatuh cinta begitu melihat kuku-kuku cantik A Ling? Usapan Anda dengan kuku yang tak terlalu panjang dan tak terlalu pendek pada punggung pasangan akan memberinya pijatan kecil yang menyenangkan.

.

Tulang selangka. Inilah tonjolan tulang yang berada di dada atas Anda. Bila bagian ini mengintip malu-malu dari balik blus Anda, suami akan lebih penasaran. Jauh lebih penasaran daripada bila Anda memperlihatkan kulit Anda seluruhnya.

.

Mata. Mata yang cerah dengan bulu mata yang lentik memikat hatinya. Sapukan sedikit maskara untuk menebalkan dan mempertahankan kelentikannya. Pakai blush on tipis-tipis dan lipstik berwarna nude untuk menonjolkan mata Anda.

.

Leher. Ketika Anda mengenakan gaun dan mengikat rambut Anda dengan tatanan yang membuat leher Anda yang jenjang tersingkap, wow... itulah saat pria merasa turn on. Helai-helai rambut yang berjatuhan hanya membuat leher Anda makin terlihat seksi.

.

Daun telinga bagian bawah. Bagian ini sangat halus dan lunak sehingga pria tak akan tahan untuk tidak menciumnya.

.

Rambut. Anda tak harus berambut panjang untuk menarik perhatian pasangan. Selama rambut Anda sehat dan wangi, pria akan senang mengelus dan menciumnya. Anda bisa membiarkan rambut Anda terurai atau menggulungnya dengan sebuah stick, Anda akan tetap terlihat seksi.

.

Payudara. Lagi-lagi Anda tak harus memiliki payudara seperti milik bintang-bintang Baywatch. Percayalah, pria kebanyakan justru tidak menyukai payudara yang terlalu besar. Asalkan payudara Anda cukup berbentuk dan mampu merespons dengan baik sentuhan suami Anda.

.

Kulit. Anda tak perlu khawatir meski kulit Anda tergolong gelap. Kulit yang terawat, halus, dan wangi, akan membuat pria ingin selalu membelai dan menciumnya.

Bila Anda berencana menghadiri sejumlah pesta, ikuti sejumlah tips menata penampilan dari desainer kondang Robby Tumewu berikut ini: (Tabloid Nova)

  • Jangan takut memilih busana dengan warna cerah. Warna-warna cerah justru berperan membantu penampilan dan wajah Anda jadi lebih menarik. Selain itu, warna cerah juga membuat kulit Anda terlihat lebih terang.
  • Bila Anda ingin membeli baju baru, belilah baju sesuai warna baju yang telah Anda miliki sebelumnya. Pilih warna yang senada, dengan gradasi dari yang muda hingga yang tua. Dengan demikian, kita dapat lebih mudah memadupadankannya kelak.
  • Aksesori memiliki fungsi mempermanis penampilan. Karena itu, tak ada kaitannya dengan harga. Aksesori berharga mahal tidak menjamin penampilan Anda akan lebih baik. Namun aksesori murah yang dipilih dengan tepat dapat sesuai digunakan dalam berbagai kesempatan.
  • Bila pesta dilangsungkan sehabis jam kerja sementara Anda tak sempat pulang ke rumah, tak perlu bingung. Ambil saja korsase dan sematkan pada dada sebelah kiri atau pada leher seperti pita kupu-kupu. Bila Anda menggunakan jilbab, sematkan korsase dekat telinga pada kerudungnya. Hasilnya akan terlihat cantik.
  • Kain selendang tipis dari jenis sifon dapat pula digunakan sebagai pelengkap penampilan untuk ke pesta. Terutama bagi mereka yang bertubuh tinggi. Selendang bisa dikenakan di pundak dalam keadaan tergerai. Bisa pula dilipat dulu sebelum dikalungkan.

Rambut merupakan hiasan bagi manusia, bahkan sebagai mahkota bagi wanita. Oleh karena itu perlu sekali merawat rambut agar tetap tumbuh subur dan rapat. Rambut yang kurang dirawat dapat menjadi rontok, menjadi jarang dan dapat menimbulkan kebotakan. Rambut yang rontok atau botak memang bukanlah penyakit yang berbahaya, tetapi dapat mengurangi penampilan seseorang terutama wanita.Rambut yang rontok, kurang subur, dapat disebabkan antara lain, kurang perawatan, kurang vitamin K, banyak berfikir atau karena suatu penyakit.
.
Gejala :
Rambut mudah rontok, tidak subur dan menjadi jarang.
Pertumbuhannya lambat
.
Cara Pertama
Bahan :
Kemiri (Aleurites moluccana) ……….. secukupnya.
.
Cara Pembuatan :
Buah kemiri ditumbuk halus, diberi air, kemudian dimasak hingga mengeluarkan minyak.
.
Cara Penggunaan :
Gosokkan minyak kemiri tersebut sampai kulit kepala, hingga meresap ke pori-pori.
Lakukan 3 kali seminggu
Cara Kedua
Bahan :
Bonggol pisang (Musa paradisaca) ……….. 1 bonggol.
Cara Penggunaan :
Pagi hari untuk membasahi rambut. Lakukan setiap pagi
.
Cara Ketiga
Bahan :
Daun waru (Hibiscus tilisceus) ……….. secukupnya
.
Cara Pembuatan :
Daun waru ditumbuk halus sampai mengeluarkan lender, lalu diperas dan disaring, diembunkan 1 malam.
Cara Penggunaan :Pagi hari oleskan pada rambut, lakukan setiap pagi.
.
Cara KeEmpat
Bahan :
Lidah buaya (Aloevera) ……….. 1 batang
.
Cara Penggunaan :
Lendir lidah buaya dioleskan pada rambut dan kulit kepala, biarkan selama 12 jam, setelah itu rambut dicuci hingga bersih. Lakukan secara rutin setiap hari.
Cara KeLima
Bahan :
Minyak wijen (sesamun orientale) ……….. ½ cangkir
MInyak kelapa (cocos nucifera) ……….. ½ cangkir
Daun orang-aring (Eclipta alba) ……….. 3 lembar
Daun waru (Hisbiscus tilaceus) ……….. 3 lembar
Daun mangkok (Nothopanax scutellarium) ……….. 3 lembar
Daun pandan wangi (Pandanus amaryfolius) ……….. 3 lembar
Kemiri (Aleurites moluccana) ……….. 2 butir
Bunga mawar (Rosa damascena) ……….. 1 kuntum
Bunga melati (Jasminum sambac) ……….. 7 kuntum
.
Cara Pembuatan :
Rebuslah air sebanyak 2 liter pada panic, sampai mendidih.
Daun-daun, kemiri diirs-iris.
Minyak wijen dan minyak kelapa dipanaskan hingga mendidih lalu dimaksudkan kedalam panic yang berisi 2 liter air, terus dipanaskan hingga mendidih.
Kemudian masukkan semua bahan diatas.Setelah 15 menit diangkat dan disaring kemudian didinginkan.
.
Cara Penggunaan :
Oleskan minyak cemceman ini pada kulit kepala sampai rata, sambil memijit-mijit, kira-kira 10 menit saat menjelang tidur malam.Pagi hari rambut dibasahi dengan air embun.
Sumber : Ramuan Pusaka Prima Raga oleh : DS. Soewito M.

Rambut merupakan hiasan bagi manusia, bahkan sebagai mahkota bagi wanita. Oleh karena itu perlu sekali merawat rambut agar tetap tumbuh subur dan rapat. Rambut yang kurang dirawat dapat menjadi rontok, menjadi jarang dan dapat menimbulkan kebotakan.
Rambut yang rontok atau botak memang bukanlah penyakit yang berbahaya, tetapi dapat mengurangi penampilan seseorang terutama wanita.Rambut yang rontok, kurang subur, dapat disebabkan antara lain, kurang perawatan, kurang vitamin K, banyak berfikir atau karena suatu penyakit.
.
Gejala :
Rambut mudah rontok, tidak subur dan menjadi jarang.Pertumbuhannya lambat
.
Bahan :
Daun Paria (Momordica charantina) ……….. secukupnya.
.
Cara Penggunaan :
Daun paria diremas-remas hingga lumat dan berair, lalu dioleskan pada rambut balita.
Sumber : Ramuan Pusaka Prima Raga oleh : DS. Soewito M.

;;
Template by - Abdul Munir - 2008